Ruang bersih untuk industri makanan terutama ditujukan untuk perusahaan makanan. Tidak hanya standar makanan nasional yang ditegakkan, tetapi masyarakat juga semakin memperhatikan keamanan pangan. Akibatnya, bengkel pengolahan dan produksi konvensional serta bengkel yang tidak ilmiah dan tidak rasional sedang diselidiki dan dihukum. Banyak perusahaan besar berupaya mencapai sterilitas, kondisi bebas debu, dan tingkat kebersihan yang tinggi di bengkel produksi, internal, dan eksternal mereka. Jadi, apa saja keuntungan dan kebutuhan ruang bersih bagi perusahaan makanan?
1. Pembagian area di ruang steril makanan
(1). Area bahan baku tidak boleh berada di area bersih yang sama dengan area produksi produk jadi.
(2). Laboratorium pengujian harus ditempatkan secara terpisah, dan pipa pembuangan dan drainasenya harus dikelola dengan baik. Jika persyaratan kebersihan udara diperlukan di seluruh proses pengujian produk, maka harus dipasang meja bersih.
(3). Ruang bersih di pabrik makanan umumnya dibagi menjadi tiga area: area kerja umum, area kerja semi-umum, dan area kerja bersih.
(4). Di dalam lini produksi, alokasikan area dan ruang yang sebanding dengan ukuran area produksi sebagai area penyimpanan sementara untuk bahan baku, produk setengah jadi, produk yang menunggu inspeksi, dan produk jadi. Kontaminasi silang, pencampuran, dan kontaminasi harus dicegah secara ketat.
(5). Proses yang memerlukan pengujian sterilitas tetapi tidak dapat melakukan sterilisasi akhir, serta proses yang dapat melakukan sterilisasi akhir tetapi memerlukan prinsip operasi aseptik pasca-sterilisasi, harus dilakukan di dalam area produksi bersih.
2. Persyaratan tingkat kebersihan
Tingkat kebersihan ruang steril untuk makanan umumnya dikategorikan sebagai kelas 1.000 hingga kelas 100.000. Meskipun kelas 10.000 dan kelas 100.000 relatif umum, pertimbangan utamanya adalah jenis makanan yang diproduksi.
Keunggulan ruang bersih untuk makanan
(1). Ruang bersih makanan dapat meningkatkan kebersihan lingkungan dan keamanan makanan.
(2). Dengan meluasnya penggunaan bahan kimia dan teknologi baru dalam produksi pangan, insiden keamanan pangan baru terus bermunculan, dan ruang bersih pangan dapat mengurangi kekhawatiran konsumen tentang kebersihan dan keamanan pangan.
(3). Memastikan dan menjaga kebersihan. Selama proses penyaringan, selain filter primer dan sekunder, dilakukan juga penyaringan HEPA untuk mendisinfeksi mikroorganisme hidup di udara, sehingga memastikan kebersihan udara di dalam bengkel.
(4). Memberikan isolasi termal dan retensi kelembapan yang sangat baik.
(5). Pengendalian kontaminasi personel yang terdiferensiasi memiliki fitur aliran air bersih dan kotor yang terpisah, dengan personel dan benda dipisahkan oleh lorong khusus untuk mencegah kontaminasi silang. Selain itu, dilakukan penyemprotan udara untuk menghilangkan kontaminan yang menempel pada personel dan benda, mencegahnya masuk ke area bersih dan berdampak pada kebersihan proyek ruang bersih.
Singkatnya: Untuk proyek ruang bersih (clean room) makanan, pertimbangan pertama adalah pemilihan tingkat bangunan bengkel. Rekayasa ruang bersih merupakan pertimbangan kunci. Membangun atau meningkatkan ruang bersih seperti itu sangat penting untuk keamanan pangan dan keberlanjutan jangka panjang.
Waktu posting: 25 Agustus 2025
