• spanduk halaman

KARAKTERISTIK DAN PERSYARATAN SISTEM PENDINGIN UDARA DI RUANG BERSIH

ruang bersih
bengkel ruang bersih

1. Sistem filtrasi untuk pemurnian udara pada pendingin ruangan sangatlah ampuh.

Tujuan utama bengkel ruang bersih adalah untuk mengendalikan polusi udara. Bengkel ruang bersih harus mengurangi jumlah debu di udara seminimal mungkin atau bahkan mencapai efek bebas debu. Hal ini membutuhkan pendingin udara pemurnian yang dilengkapi dengan sistem filtrasi yang baik. Selain itu, kinerja filter juga berkaitan dengan efek pengendalian debu dan mikroorganisme di bengkel produksi. Oleh karena itu, persyaratan kualitas untuk filter udara pada pendingin udara pemurnian relatif tinggi. Ruang bersih perlu dilengkapi dengan tiga tingkat filtrasi, yaitu filter primer dan menengah untuk unit pengolah udara dan filter HEPA di ujung pasokan udara.

2. Sistem pendingin udara pemurnian memiliki akurasi suhu dan kelembaban yang tinggi.

Persyaratan kenyamanan pendingin udara biasa umumnya memiliki akurasi yang terbatas. Namun, untuk memenuhi persyaratan proses, unit pengolah udara di bengkel ruang bersih harus menangani perbedaan suhu dan kelembaban yang berbeda. Persyaratan akurasi suhu dan kelembaban unit pengolah udara sistem pemurnian sangat tinggi. Penting untuk memastikan suhu dan kelembaban konstan di ruang bersih. Selain itu, unit pengolah udara juga perlu memiliki fungsi pendinginan, pemanasan, pelembapan, dan pengeringan, dan harus dikontrol secara presisi.

3. Sistem pendingin udara di ruang bersih memiliki volume udara yang besar.

Fungsi terpenting ruang bersih adalah untuk menyaring bakteri dan debu di udara, mengontrol partikel di udara secara ketat, dan memurnikan kualitas udara agar memenuhi standar ruang bersih. Fitur utama sistem pendingin udara di ruang bersih adalah volume udara harus cukup besar untuk memastikan kebersihan ruang kerja bersih. Volume udara unit pengolah udara terutama diatur berdasarkan jumlah pergantian udara. Secara umum, ruang bersih dengan aliran searah memiliki lebih banyak pergantian udara.

4. Kendalikan tekanan positif dan negatif secara ketat.

Semua bengkel produksi ruang bersih harus secara ketat mencegah penyebaran debu dan bakteri. Untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri, tekanan positif dan negatif di ruang bersih harus dikendalikan. Umumnya, bengkel ruang bersih menerapkan pemeliharaan tekanan positif dan pengendalian tekanan negatif. Tekanan negatif dapat secara efektif menangani gas beracun, barang yang mudah terbakar dan meledak, serta pelarut. Akurasi nilai kontrol perbedaan tekanan umumnya berkaitan dengan tingkat kebocoran udara. Secara umum diyakini bahwa tingkat kebocoran udara yang lebih rendah memudahkan pengendalian akurasi.

5. Tekanan udara kipas pada sistem pendingin udara pemurnian harus tinggi.

Secara umum, sistem pendingin udara bengkel ruang bersih menggunakan berbagai tingkat filter, yang terutama dibagi menjadi tiga jenis: primer, menengah, dan tingkat tinggi. Resistansi dari ketiga filter tahap ini pada dasarnya adalah 700-800 Pa. Oleh karena itu, ruang bersih umumnya menggunakan dua metode: konsentrasi dan pengembalian udara. Untuk mengontrol secara ketat pengaturan tekanan positif dan negatif di ruang bersih, resistansi saluran pendingin udara di ruang bersih umumnya relatif besar. Untuk mengatasi faktor resistansi, tekanan kepala blower pada unit pengolah udara harus cukup tinggi.


Waktu posting: 11 Maret 2024